Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

settia

Perpusdes Pemali Berprestasi dan Melayani di Tengah Pandemi

 “Wiwi bahkan tidak hanya melayani warga setempat untuk mendapatkan bahan bacaan yang tersedia di perpustakaan desa, namun ia juga sempat keliling mendatangi warga. Dengan menggunakan sepeda, Wiwi membawa buku untuk warga di program Perpustakaan Keliling-nya.”

- Rustian Al'Ansori -

Perpusdes Pemali Berprestasi dan Melayani di Tengah Pandemi

Perpustakaan Desa (Perpusdes) di Kabupaten Bangka masih ada yang memberikan pelayanan di tengah pandemi Covid-19. Perpusdes Berlian Pemali adalah salah satu di antaranya yang masih buka dan tetap memberikan pelayanan kepada pemustaka.

Adalah Wiwi, Kepala Perpustakaan Berlian yang memutuskan agar perpustakaan tetap buka. Bukannya tidak peduli dengan kondisi pandemi, tapi bagaimanapun perpustakaan juga perlu untuk tetap dibuka. Tentu saja, sebagai bentuk kepedulian atas kondisi pandemi, perpustakaan juga turut serta berupaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 melalui penerapan protokol kesehatan bagi pengunjung perpustakaan. Selain itu, Perpustakaan Berlian menunjukkan kepedulian terhadap warga desa, khususnya pelajar, yang membutuhkan pelayanan untuk menyelesaikan tugas dari sekolah yang diberikan guru secara daring.

Selama pandemi, pelajar dan mahasiswa belajar dari rumah. Guru memberikan tugas secara daring. Perpusdes Berlian menjadi tempat mereka menyelesaikan tugas. Menariknya, Perpusdes Berlian menyediakan internet gratis, sehingga hal ini dapat mengirit biaya yang dikeluarkan orangtua untuk membeli kuota internet. Selain itu, perpustakaan juga menyediakan beberapa unit komputer yang  bisa digunakan pemustaka.

"Komputer ini di antaranya merupakan bantuan Perpustakaan Nasional karena kita sebagai penerima manfaat dari program inklusi sosial," jelas Wiwi di suatu hari.

Membuka pelayanan perpustakaan di tengah pandemi bukannya tidak khawatir dengan Covid-19. Wiwi pun sebagai pengelola Perpustakaan Berlian tetap selalu waspada dengan mewajibkan pemustaka mengenakan masker, mencuci tangan dengan sabun yang sudah disediakan pengelola perpustakaan dan harus menjaga jarak selama berada di perpustakaan.

Pemustaka dengan tertib berada di perpustakaan sambil menikmati internet gratis melalui wifi yang tersedia. Ketika bulan puasa lalu, di tengah pandemi, pelayanan tetap dilakukan seperti biasa.

"Malam hari banyak pelajar yang menyelesaikan tugas sekolah secara online," kata Wiwi, Kepala Perpustakaan Berlian saat ditemui di Perpustakaan Daerah Kabupaten Bangka untuk menyelesaikan persyaratan guna mengikuti Lomba Perpustakaan tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Perpusdes Berlian merupakan utusan Kabupaten Bangka yang mengikuti Lomba Perpustakaan Tingkat Provinsi untuk kategori Perpustakaan Desa tahun 2020. Selama pandemi Covid-19, sepanjang tahun 2020, Wiwi terus disibukkan dengan pelayanan dan membenah diri. Itu dapat terlihat di Gedung Perpustakaan Berlian, tepatnya di Jalan Raya Desa Pemali yang terletak berdampingan dengan kantor desa. 

Di Perpusdes itu, yang berjarak sekitar 12 km dari Kota Sungailiat, Ibu Kota Kabupaten Bangka, selalu saja ada aktifitas di setiap harinya. 

Wiwi bergabung di Perpusdes Berlian pada Januari 2019, bersamaan dengan dinobatkannya perpustakaan ini sebagai penerima manfaat perpustakaan desa berinklusi sosial dari Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI. Hingga kini, ia menjabat sebagai Kepala Perpustakaan Berlian. 

Sebelumnya, perpustakaan masih menumpang satu atap dengan kantor Desa Pemali. Namun berkat perjuangannya yang tak kenal lelah dalam melakukan pembenahan, perpustakaan sekarang sudah memiliki gedung sendiri.

Selama pandemi, Perpustakaan Berlian  masih membuka pelayanan seperti hari-hari biasa mulai pagi hingga malam yakni, pukul 08.00-15.00  WIB dan pukul 19.00-21.00 WIB. Semangat dan ketulusan itulah yang menjadi modal Wiwi untuk terus melayani di tengah pandemi.
...............................
Kisah lengkap "Perpusdes Pemali Berprestasi dan Melayani di Tengah Pandemi" dapat anda baca di buku Para Pejuang Literasi.
Para Pejuang Literasi.


Posting Komentar untuk "Perpusdes Pemali Berprestasi dan Melayani di Tengah Pandemi"