Rumanti: Bukan Perempuan Biasa

Rumanti: Bukan Perempuan Biasa
Rumanti: Bukan Perempuan Biasa
Rumanti, istri seorang pengusaha bernama Raden Mas Danudirjo yang begitu narimo, harus menjalani hidup layaknya peribahasa "habis manis sepah dibuang". Danu, yang semula hampir gila karena ditinggal menikah oleh mantan kekasihnya, Norma, sembuh hatinya karena Rumanti. Di lain cerita, setelah Norma cerai dari suaminya, ia kembali menghubungi Danu dan menjadi orang ketiga dalam kehidupan rumah tangga Danu dan Rumanti. Dia sebagai istri, ketabahan Rumanti diuji dalam mempertahankan rumah tangganya dengan segala keikhlasan hati. Meski sakit, Rumanti bersedia dimadu dengan Norma. 

Seiring berjalannya waktu, Danu ternyata dikhianati untuk kedua kalinya. Norma berselingkuh. Danu pun merasa bimbang akan kehidupan rumah tangga barunya yang tak sesuai dengan yang diimpikan. Raden Ayu Indri Astuti, adik kandung Danu merupakan sosok perempuan yang energik dan tegas. Ia tidak pernah setuju dengan hubungan Danu-Norma. Indri tak pernah setuju dijodohkan dengan Raden Mas Suwito yang sudah berumur. Namun semuanya berubah saat ia bertemu dengan Ramadhan, mahasiswa semester akhir yang berprofesi sebagai seorang wartawan. 

Berbeda situasi, Popi, seorang remaja yang menjajakan tubuhnya sebagai pelampiasan kekecewaan terhadap ibunya yang berselingkuh. Setelah ia bertemu Indri, Popi menjadi murid tari di sanggar milik orang tua Indri dan kemudain diangkat menjadi anak asuh. Banyak bergaul dengan banyak orang menyebabkan Popi tahu betul siapa Raden Mas Suwito yang dijodohkan Danu kepada Indri, dan kenal dekat dengan Ramadhan jauh sebelum Indri mengenal Ramadhan. Dari sinilah kisah cinta Indri dimulai dengan Ramadhan yang menambah manisnya kisah dalam novel Rumanti, Bukan Perempuan Biasa yang pada terbitan sebelumnya novel ini berjudul Perempuan Jogja. 

Spesifikasi Buku:

JUDUL BUKU: Rumanti: Bukan Perempuan Biasa
PENULIS: Achmad Munif
PENERBIT: Gava Media
ISBN: 978-602-5568-08-4
TAHUN: 2018
UKURAN: 14 x 21 cm
HALAMAN: viii + 324 

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Rumanti: Bukan Perempuan Biasa "

Posting Komentar